Social Icons

Rabu, 05 September 2012

Refleksi

Menurut Wikipedia, Kesadaran adalah kesadaran akan perbuatan. Sadar artinya merasa, tau atau ingat (kepada keadaan yang sebenarnya), keadaan ingat akan dirinya, ingat kembali (dari pingsannya), siuman, bangun (dari tidur) ingat, tau dan mengerti, misalnya , rakyat telah sadar akan politik. Kesadaran merupakan suatu yang dimiliki oleh manusia dan tidak ada pada ciptaan Tuhan yang lain. Kesadara yang dimiliki oleh manusia merupakan bentuk unik dimana ia dapat menempatkan diri manusia sesuai dengan yang diyakininya. 

Refleksi merupakan bentuk dari penggungkapan kesadaran, dimana ia dapat memberikan atau bertahan dalam situasi dan kondisi tertentu dalam lingkungan. Setiap teori yang dihasilkan oleh seorang merupakan refleksi tetang realitas dan manusia. Manusia dalam melahirkan cinta untuk semua merupakan jawaban untuk eksistensi manusia yang membutuhkan rasa dan sayang dari yang lain. Begitupula, tetang kesadaran merupakan sangat berkaitan dengan manusia bahkan yang membedakan manusia dengan binatang.

Kalau merujuk pada refleksi secara harfiah di atas, berarti kegiatan refleksi itu sebenarnya sesekali perlu loh buat setiap orang. Yah, tapi terkadang kita terlalu sibuk untuk hal-hal seperti itu. Pasti deh, mending hang out aja deh ke Mall daripada galau mikirin refleksi diri sendiri. hehehe. 

Hm, tapi kalau di coba boleh juga sih. Mulai dari depan ya alias fisik. Yach, secara garis besar, aku ini cukup oke. Berat badan 45kg, tinggi 152, cukup ideal lah. Sintal alias agak bantet gitu, hanya kekurangannya di bagian perut yang mulai endut. Hm, tapi masih dalam batas wajar dengan predikat ngegemesin. Tapi sayang nya kulit muka ku tergolong sangat riskan. Mudah berjerawat dan timbul flek hitam. Memang sih, udah amat sangat lebih baik dari waktu SMA. Asal aku rajin bersihkan muka dan jaga makanan, masih terkontrol.

Untuk sifat, aku ini manja, seenaknya sendiri dan pastinya agak susah buat ditegur. Jelek banget ya? iya memang. Hm, ditambah lagi aku tuh mudah tersinggung, nah lengkap banget kan sifat buruknya? Kalau kamu pikir aku menulis semua ini dengan mudah, mungkin untuk sekarang iya. Tapi aku butuh waktu cukup lama untuk mengakui bahwa ternyata memang aku memiliki sifat-sifat buruk itu. Beruntung, ada Desta yang jadi satu-satunya orang yang selalu bisa ingetin aku.

Oke, refleksi nya nyambung lagi next time yach


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak dengan baik karena kita adalah manusia yang ber-etika