Social Icons

Rabu, 31 Oktober 2012

Pertemanan

Tau apa rasanya ada seseorang yang mengirimi mu email yang isinya meminta ijin untuk bisa menambahkan mu ke dalam salah satu kontak japri nya? Beberapa hari lalu aku menerima email itu. Satu hal yang terbersit saat itu, kita semua butuh teman, terutama teman yang memiliki kesamaan perasaan, yaitu perempuan yang mencintai perempuan. Kebutuhan untuk bersosialisasi, berbagi pengalaman dan saling mengerti saat kita bercerita sesuatu yang tidak mungkin di bicarakan dengan teman lain yang tidak memiliki kesamaan itu.

Aku sendiri, di kehidupan riil, dulu pernah memiliki beberapa teman yang sama. Berawal dari partner, teman partner, temannya teman partner. Tapi satu per satu mulai menemukan ketidakcocokan. Ada yang memiliki misi yang berbeda dengan menggagas LSM yang menuntut diterimanya pernikahan sesama jenis. It means, anggotanya adalah para lesbian yang udah coming out. Ada yang lama menghilang dan mengganti nomer telepon pribadinya, hingga akhirnya lose contact. Aku sendiri terkadang merasa bersalah karena sempat beberapa kali bersikap terlalu kekanak-kanakan dengan membenci mereka saat mereka melakukan satu saja kesalahan. Aku menarik diri. Aku pikir selama ini juga aku tidak apa-apa berteman dengan teman yang tidak memiliki kesamaan perasaan. Dengan tetap menjaga sikap dan stay in the closet ku. Tapi saat aku berpikir lagi, mau tidak mau, terkadang kita juga butuh teman yang 'sama' itu.

Selektif, boleh jadi tetap jadi prioritas, tapi bukan menutup mata bahwa terkadang kita pun melakukan kesalahan dan berharap orang lain memafkan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan meninggalkan jejak dengan baik karena kita adalah manusia yang ber-etika