Panik. Saat aku tersadar sudah 4
hari dia tidak datang juga. Saat itu pagi hari tepat ketika aku bangun tidur. Aku
kembali teringat terakhir kali dia mendatangi ku. Rasanya sakit luar biasa.
Perutku sampai mulas tidak seperti biasanya. Keringat dingin mulai keluar dan
rasanya mual. Dia seperti menimpa. Bukan datang dengan baik-baik. Dia seperti
ingin melahap ku, tapi tertahan oleh sesuatu dan sesuatu itu adalah keinginan
ku untuk tetap bertahan.
Dan pagi ini aku seperti diingatkan
oleh rasa sakit yang menjalar di sekujur tubuh. 6 hari sudah berselang tanpa nya seharipun. Perasaan ku
cemas. Kenapa dia tiba-tiba menghilang. Ini tidak normal, pikir ku. Seharusnya
dia datang setiap hari. Kecemasan ku pun memuncak saat hari ini aku merasakan
sakitnya saja tanpa kehadirannya. Kenapa seperti ini? Apa yang sudah aku
lakukan sampai-sampai tanpa kehadirannya
rasa sakit ini begitu kuat menjalar hingga membuatku hampir pingsan. Bulu kuduk
ku sontak berdiri menahan sakit ini.
Malamnya, aku pergi ke suatu
tempat dan untuk mendapatkan penghilang rasa sakit sementara waktu. Akhirnya aku melakukan sugesti terhadap diriku sendiri bahwa
dia akan datang keesokan harinya. Aku siap bila kedatangannya diiringi dengan
kekuatan yang besar hingga aku tidak akan sanggup menahannya. Akan ku biarkan
kesakitan itu menjalar di sekujur tubuh ku saja yang terpenting adalah, hal
besar itu tak lagi tertunda.
Keesokan paginya,
Aku terbangun oleh rasa sakit
itu. Sakitnya melebihi saat dia datang terakhir kali. Bulu kuduk ku sontak
berdiri. Keringat dingin mulai keluar dan rasa mual yang luar biasa itu
bercampur menjadi satu. Dan aku beberapa kali merasa pusing hingga serasa ingin
pingsan. Ya, akhirnya dia datang pagi ini. Meskipun harus dengan rasa sakit
yang begitu luar biasa, akhirnya aku bisa Buang Air Besar juga pagi itu. Hampir
1 jam aku bertahan di kamar mandi menyelesaikan Hal Besar yang Tertunda itu.
Karena dia, aku begitu kesakitan luar biasa. Karena dia, aku cemas bukan
kepalang. Tapi, karena dia juga aku merasa lebih sehat. Terima kasih untuk
kedatangan mu yang sudah begitu lama aku tunggu. Semoga besok aku tidak
konstipasi lagi. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan meninggalkan jejak dengan baik karena kita adalah manusia yang ber-etika