Katanya, cewek itu terlihat cantik saat mereka tersenyum. Lebih cantik dibandingkan pada saat mereka berdandan. Rasul pun mengajarkan kita untuk selalu tersenyum saat bertemu dengan seseorang sebagai perwujudan sikap menghormati meskipun kita berbeda agama. Banyak film yang mengisahkan pemeran utamanya yang selalu ceria, mengembangkan senyumnya bahkan ketika kesulitan hidup melanda.
Ough, apa kabar sama pemilik blog ini ya? Saya termasuk pribadi yang introvert. Cenderung tertutup. Bahkan, dulu pernah berujar pada kakak ku sendiri "aku paling malas nyusahin orang karena aku juga paling gak suka sama orang yang suka nyusahin". Sadis banget kan? Kakak ku spontan bilang kalau aku terlalu ketus dan memiliki emosi yang berlebihan alias galak dan pasti aku gak akan punya banyak teman. Itu poin yang nunjukin kalau kakak ku sotoi alias sok tau. Aku emang introvert tapi aku gak galak kok. Coba deh tanya partner aku.
Ngomongin soal Smile, ada waktu atau kondisi dimana seseorang akan tersenyum atau tidak. Akhir-akhir ini aku muak dengan partner yang selalu menuntut aku untuk tersenyum disaat kondisi ku sedang tidak mood untuk mengembangkan senyum. Aku jadi muak dengan sinetron indonesia, Status-status di BBM, Twitter maupun Fb yang selalu menuliskan "selalu mencoba tersenyum". Terdengar memaksa dan munafik.
Saat kamu memandang orang lain sedang diam tanpa ekspresi dan kamu tidak menyukai pemandangan itu tinggalkan saja dia, bicarakan kalau kamu tidak menghiraukan dia karena dia sedang dalam kondisi mood yang kurang baik. Penjelasan itu penting untuk menghindari kesalahpahaman. Menuntut nya untuk tersenyum itu sama saja menyuruhnya membohongi dirinya sendiri dan kamu sendiri. Kecuali kamu tipe orang yang suka dibohongi ya. Tapi kalau kamu memang tidak suka melihat dia sedih atau murung, kamu bisa lebih aktif untuk menghiburnya.
Rabu, 13 Agustus 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan meninggalkan jejak dengan baik karena kita adalah manusia yang ber-etika