Social Icons

Sabtu, 26 November 2011

Tired

Mata itu terlihat sayu, meskipun dengan sekuat tenaga mencoba tetap terjaga, aku mampu melihat letihnya. Mata itu tak lagi bersinar, pertanda terlalu banyak hal yang dipikirkan. Sayang, hari-hari ini akan berlanjut terus dan tak akan ada hentinya. Hari-hari yang akan berganti minggu dan bulan, dengan kesibukan yang sama sepanjang hari.

Senyum itu mulai tak tersungging lagi. Berganti dengan kemanjaan yang melelahkan. Kemanjaan yang sempat membuatku beberapa kali sebal. Tapi rengekannya tak akan berhenti begitu saja sebelum aku mengembangkan senyum selebar-lebarnya untuk menghiburnya.

Kadang letih ini membuat kita tak mampu memahami satu sama lain. Kadang pulan letih ini membuat kami begitu membosankan satu sama lain. Namun, kami seperti terhubung seutas benang merah tak kasat mata yang apabila satu dari kami begitu terlihat lebih bersemangat, maka yang terlampau letih akan lebih mudah bangkit dan tersenyum kembali.

Mengatakan sayang itu mudah, namun berkorban untuk orang yang kita sayang di saat-saat tersulit maupun di saat-saat yang dianggap sepele seperti ini sungguh membutuhkan dedikasi yang lebih dari seorang kekasih. Aku sering menyebutnya sebagai pengabdian.
"Sayang capek, sini aku pijit ya," because i want to see you refresh than before.

1 komentar:

Silahkan meninggalkan jejak dengan baik karena kita adalah manusia yang ber-etika