Hawa hangat memelukku mengalirkan ketenangan
Ku lihat riuh senyumnya sore itu
Sore terakhir aku bersamanya
Berdua memadu kata perpisahan dalam ruangan bernuansa serba putih dengan meja-meja tertata rapi dan tidak ada lagi nyala komputer yang menandakan pekerjaan yang masih menumpukSore itu, ku dapati lagi degup itu
Degup yang 5 tahun silam tiba-tiba menjangkit,
Degup yang sangat menyakitkan seperti nanah yang tak mampu dikeluarkan oleh luka
Degup jatuh cinta yang dulu juga pernah aku rasakan pada orang yang sekarang selalu menemani hari-hari ku
Tapi degup jantung itu bukan datang dari nya
Namun dari sesosok perempuan berwajah oriental yang manis dan pekerja keras ini
Perasaan sama yang aku rasakan ini.........
apakah aku......???
Sungguh Tuhan memberikan ku cobaan seberat ini
Harus merasakan degup jantung yang teramat sakit ini di sore yang sungguh indah
Degup jantung yang dengan air putih saja tak kan mampu membuatnya kembali tenang
Andai bisa aku memerintahkan otak ku untuk menenangkannya...
Namun serasa, otak ku pun melemah
Oleh gemuruh tawanya, dan puja puji nya atas diri ku
Untuk pertama dan terakhirnya ini terjadi
Antara aku dan dia
Sungguh aku merasa jantung ku sangat tidak tepat waktu
Atau justru ini waktu paling tepat untuk menyadarkan ku betapa aku tersihir oleh nya?
Perasaan yang sama
Namun dengan orang yang berbeda
Pernahkah kamu merasakannya?
Tidak ada yang lebih berdosa dari ini
Ada...yang kamu lakukan sekarang
BalasHapus