Social Icons

Jumat, 30 September 2011

This Way.....

Satu hal yang selama ini kamu tekankan,
Karirmu mu harus lebih baik dari aku dan label keberhasilan sebagai seorang kepala keluarga menjadi sempurna
Namun kamu melupakan satu hal yang selama ini aku tekankan dalam diri ku,
Aku ini manusia biasa yang memiliki obsesi dan impian, bukan orang yang tak berguna yang ingin saja menunggu untuk diberi, aku punya mimpi akan karir dan keberhasilanku.
This way,
Dari sini jalan kita telah berlainan
Sadar atau tidak, kau selalu memberi dukungan yang aku rasakan tak pernah sebesar apa yang aku harapkan
Kau hanya mementingkan ego mu
Kenapa?
Kau takut semua akan berubah?
Aku bukan hanya sehari ini saja menemani hari-hari sakit kita, sayang
Aku bukan hanya berdiam diri saat kita tertatih, sayang
Aku mungkin sering kesal ketika saat-saat itu datang
Aku mungkin kecewa ketika keinginanku tak dapat kau penuhi
Tapi aku tetap di sini
Bersama mu
Di sisi mu
Tak akan pernah pergi, karena rasa sayang ini lebih besar dari ketakutanku atas kekurangan yang kita miliki
Namun, aku punya mimpi
Aku ingin membuktikannya pada mu, aku akan dapat meraih mimpi itu bersama dengan mu, dan tak kan ada yang akan berubah sedikit pun dari ku
This way
Sampai detik ini pun aku tak tahu bagaimana menyatukan jalan kita yang terlanjur bercabang ini
Namun aku akan selalu memperbaiki diri, selalu mencoba mengerti apa yang kamu rasakan dan kamu mau. Karena ketakutanku akan kehilangan mu lebih besar daripada ego ku

Senin, 26 September 2011

Pacar???

Aku dan partner yang imut sering banget deh ngobrol sebelum tidur
Memang sih, akhir2 ini intensitasnya agak berkurang gara-garanya kesibukan partner gitu
Sampai rumah duduk2 bentar sambil nonton TV, nunggu aku marah2 gak jelas nyuruh dia biar cepet2 mandi, ato paling gak cuci muka, gosok gigi trus meluncur makan malam, terakhir, nonton TV lagi sampe ketiduran.
Kalo udah di tempat tidur, biasanya sih kita ngobrolin aktivitas kita di kantor seharian
Saling mengungkapkan kerinduan seharian udah gak ketemu
Ciuman mesra juga gak pernah ketinggalan
hehehe
Sambil memelukku dari belakang, kami berdua ngobrol seperti biasa.
"Kamu tahu gak? aku seneng deh setiap pulang kamu ada di rumah kayak sekarang ini. nungguin aku pulang kerja, gak sibuk sendiri sama murid2 mu" ucapnya.
Aku hanya tersenyum
"enak gak sayang jelly buatan ku tadi?" sahutku mengganti topik.
"Enak dong," jawabnya
"hehehe, pacar nya siapa dulu dong...ya kan sayang?" goda ku
"Pacar?" jawabnya lirih
Ups, apa yang aku ucap tadi yah? Pacar???
"Masih pacar ya sayang?" tanya nya lagi, " Pacar yang tinggal bersama selama 5 tahun, berbagi tempat tinggal, suka duka, uang tabungan, belanja bulanan, kecupan sayang tiap malam sebelum tidur, mandi bareng, perilaku orang yang pacaran apa kayak gitu?" sambungnya.
aku dibuatnya diam dan beberapa kali menghela nafas panjang.
"Hanya karena aku tak bisa mengucapkan ijab Qabul, lantas apa yang kita jalani sekarang hanya kamu anggap begitu ya sayang," tanya nya lagi semakin lirih seraya meraih jemariku yang memakai cincin pemberiannya 5 tahun yang lalu.
Aku berbalik badan, lantas aku peluk dia. Argh, aku benci kenapa kadang pikiran dan mulut kita tak sejalan. Aku peluk dia erat, ku ciumi dia dan berkata, "I'm your beloved wife, honey"

Rabu, 07 September 2011

Do You Ready for Having a Baby?

Mata bulat itu menatap, termenung entah apa yang dipikirkannya. Dia menatap tanpa mampu untuk berkata, dia masih belum mampu mengucap kata. Jemarinya yang kecil sanggup menyihir kami untuk terus menggenggamnya. Dan senyum itu pun akhirnya tersungging dari bibirnya yang mungil. Kalau saja kau disini sendiri, tak ada siapapun, mungkin aku akan membawamu kabur. Ke tempat yang akan selalu memberimu cinta. Eits, tapi dia tidak sesial itu. Dia memiliki orang2 yang sangat menyayanginya, orang2 yang mampu melakukan apapun untuknya. Dan kami, hanya sanggup tertawa dan menyimpan keinginan membawanya dalam hati saja.

Desta  : Seneng ya sayang, punya baby?
Freya  : Pastinya. rumah bakal lebih rame. Tapi semua jadi lebih baik kalo kita udah lebih mapan dari ini
Desta  : Kalo itu bisa kita capai 3 tahun lagi, kamu mau ada freya yang sesungguhnya di sini?

Pertanyaan itu tak sanggup aku jawab. Aku hanya terdiam, dan membenamkan muka dalam-dalam ke bantal dan guling.

It's Time to Timnas...

Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan keinginanmu
Ku yakin hari ini pasti menang..


Timnas Indonesia masuk pra kualifikasi Piala Dunia zona asia? Wah, sudah bisa ditebak partner langsung ngatur jadwal nonton di tv pasti. Bener aja tuh, dari awal sampe terakhir yang sempet kisruh waktu lawan Bahrain, partner luangin waktu khusus and nonton on time <gak ketinggalan sama komentatornya sekalian>.
Bahkan gak ketinggalan juga komentar tajam dari partner..hihihi(kalo ini mah, semua juga pasti ikutan nimbrung gak bakal kelewat deh) scara komentar itu lebih gampang dari maen di lapangan hijau sendiri.
Awalnya cuma pengen temenin partner nonton bola, tapi lama-lama seru juga malah aku terjangkit virus 'ngomel2 gak jelas' kalo bolanya gak masuk-masuk. hihihi. Belum mendapatkan hasil yang baik dari beberapa pertandingan, bukan cuma bikin Timnas kecewa, tapi para pendukungnya pun begitu, terutama cewek manis di sebelahku ini. Jadi uring-uringan sendiri. Aduh sayang kalo aku yang kalah apa kamu juga bakal uring-uringan gitu ya?